Berita Terkait
Ginjal berperan menyaring sisa metabolisme, menjaga keseimbangan cairan, serta membantu mengatur tekanan darah. Gangguan ginjal sering berkembang perlahan dan pada tahap awal dapat tidak menimbulkan keluhan yang jelas. Karena itu, pencegahan dan pemeriksaan berkala sangat penting, terutama bagi penderita diabetes atau hipertensi.
Untuk membantu menjaga ginjal, cukupi kebutuhan cairan sesuai kondisi tubuh dan anjuran tenaga kesehatan, pilih pola makan seimbang, kurangi makanan tinggi garam dan ultra-proses, pertahankan berat badan sehat, serta rutin beraktivitas fisik. Hindari merokok dan jangan mengonsumsi obat pereda nyeri, jamu, atau suplemen dalam jangka panjang tanpa arahan tenaga kesehatan karena sebagian dapat membebani ginjal.
Waspadai perubahan frekuensi atau warna urine, urine berbusa terus-menerus, bengkak pada kaki atau wajah, tekanan darah sulit terkontrol, cepat lelah, atau mual berkepanjangan. Keluhan tersebut tidak selalu berarti penyakit ginjal, tetapi perlu dievaluasi oleh dokter.
Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kreatinin, dan urine dapat direkomendasikan dokter untuk menilai risiko dan fungsi ginjal. Deteksi awal memberi peluang lebih baik untuk mencegah perburukan.
Artikel edukasi ini merujuk pada materi kesehatan masyarakat WHO dan Kementerian Kesehatan RI; konsultasikan kondisi pribadi kepada dokter.